
Dalam rangka menyambut undangan dari salah satu outbouners Azis yang kebetulan mengadakan kegiatan penanaman di daerah Negara bersama anak-anak MHI Sastra Unud - aku, Rico, Barry, Andri, dan Denay berangkat menuju Negara. Azis yang juga ketua dari MHI Sastra Unud berperan sebagai ketua panitia dalam event ini. Dia dan temen-temennya yang mempersiapkan lokasi dan bibit yang dianggap cocok untuk salah satu aksi campaign peduli lingkungan.
Menurut rencana eksekusi penanaman ini akan dilaksanakan tanggal 23 Maret kemarin. Maka kami berlima mewakili Bali Outbound Community langsung berangkat sehari sebelumnya berbekal tenda dan perlengkapan camping di bawah derasnya hujan menuju lokasi. Secara menurut info team penghijauan dari temen-temen sastra unud akan bermalam di bumi perkemahan Taman Nasional Bali Barat. Sorry tremans, konfirmasi acara ini begitu mendadak so gak sempet ngumpulin semua pasukan. Barry udah sempet broadcast beberapa temen, cuma mungkin karena mendadak jadi banyak yang gak bisa ikut.
Setelah melewati malam dan pertempuran melawan nyamuk-nyamuk yang kecil namun menggigit, keesokan harinya kami berangkat menuju lokasi eksekusi berbekal sarapan mie dan telur rebus di perut. Ternyata saudara-saudara… lokasi tersebut sungguh indah nan eksotis. Namanya Karang Sewu. Lokasinya beberapa ratus meter sebelum pelabuhan jika kita dari arah Denpasar akan ada jalan kecil di kanan jalan dengan papan bertuliskan Obyek Wisata Karang Sewu di depannya. Karang Sewu merupakan teluk laut yang dikelilingi hutan dan lapangan rumput, berair jernih, dan merupakan salah satu sumber pencaharian para nelayan sekitar. Sumpah, ke sana gih ….keren banget tempatnya!

Ok, setelah menikmati pemandangan beberapa saat kami langsung membantu temen-temen anak Sastra untuk memulai penanaman. Aku langsung embat cangkul Jawa dan mulai menggali dengan semangat sampe tangan kapalan di lokasi yang udah ditentukan. Sebagai partisipan, aku sama temen-temen perwakilan BOC ternyata lebih antusias daripada temen-temen penyelenggara. Terbukti galianku lebih dulu sampai ke ujung lokasi sementara penggali mereka masih berkutat dengan bagaimana cara menggunakan cangkul. Hehehe…Barry, Rico, Andri, dan Denay kebagian angkut-angkut dan tanam bibit-bibit Asam Jawa yang diperoleh penyelenggara dari BKSDA setempat.
Eksekusi penanaman diakhir dengan canda tawa temen-temen penyelenggara yang bermain di tepian teluk. Saling siram, saling cebur-ceburan. Kami pun pamit untuk melanjutkan perjalanan dengan meninggalkan semangat kepedulian lingkungan. Hijau dan hijaaaaaaaau!!!

Semoga ini menginspirasi kalian sebagai penghuni bumi.
and The Hogs Start the Journey….
notes: foto2nya nyusul
3 Comments to “Regreenation bersama HMI Sastra Unud”
Posted: Mar 27th, 2008 at 9:14 am
hwaaa, ini di gilimanuk kan? aku pernah minum topi miring di sini sama anak2 sana.
btw, kapan nih ngajak BBC nanem pohon?
Posted: Mar 27th, 2008 at 1:21 pm
hiks hiks hiks … koq nggak diajakkkkk ……..:((
aduh makkk itu pemandangan indah nian … dan belum pernah kujamah hwuaaaaa hwuaaaaaa
*gebugin noviar, azis, barry dan yang lainnya*
Posted: Mar 27th, 2008 at 3:13 pm
@anton: wah, minum topi miring inget waktu di sulawesi. hihi, abis minum jalannya miring-miring. iyo, itu di gilimanuk, tempatnya keren banget ternyata.
@arie: sorry non, ngedadak nih. jadi ga sempet kumpulin pasukan turbonya. next time pasti deh, abis dari HMI sendiri baru confirm h-2 nya
Leave a reply